Seknas Fitra Kenalkan Sekolah Anggaran Desa di Kabupaten Brebes

Doc. Kegiatan Sekar Desa di Desa Cipetung

Cipetung (suarapaguyangan.site)- Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA) bekerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) mengadakan kegiatan Sekolah Anggaran Desa (Sekar Desa) di Aula balaidesa Cipetung, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah , Rabu (28/8).

District Coordinator Kabupaten Brebes Herry August menegaskan, program ini adalah program kelanjutan KOMPAK yang bekerja sama antara Indonesia dan Australia, Kegiatan utamanya adalah memperkenalkan bagaimana Sekolah Anggaran Desa dan Penguatan kelembagaan BPD.

"Kegiatan Sekar Desa ini bertujuan untuk pembangunan desa yang inklusif dan responsif gender, serta upaya untuk memaksimalkan peran dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) serta lembaga masyarakat lainya dalam upaya mengatur dan menjalankan pembangunan di desa," tegas Agus.

Agus juga menambahkan,  betapa pentingnya sebuah transparansi untuk anggaran di tingkat desa, dan kegiatan ini untuk upaya keberpihakan dan Perbedaan Sosial serta ada keadilan gender antara laki laki dan perempuan, dan ini adalah salah satu Moto SEKNAS FITRA.

Sementara itu, Kepala Desa Cipetung Kusyati mengungkapkan rasa syukur dengan adanya kegiatan Sekar Desa, 

" Kegiatan ini dapat membatu pemerintahan  desa terutama dalam tiga pelayanan dasar yaitu pendidikan, kesehatan dan Adminduk, serta dapat menimba ilmu agar BPD yang selama ini kurang maksimal bekerja bisa lebih maksimal lagi, " tandasnya. 

Selanjutnya, Narasumber Masudin Ibnu Nu'mar menjelaskan, sebelum merencanakan pembangunan harus mengetahui dulu berapa anggaran yang ada, dan dari mana anggaran tersebut nantinya, RPJMDes di tetapkan  dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak pelantikan kepala desa yang baru,RKPDes di susun mulai bulan juli tahun berjalan,RPJM Des di lakukan oleh kades dan di selenggarakan oleh BPD.

Hal senada juga di sampaikan District Coordinator Kompak di Brebes Himawan Fuady mengatakan bahwa Kompak membantu Kecamatan untuk memperkuat kapasitas desa,dan pentingnya aspirasi masyarakat untuk mempermudah perencanaan pembangunan, terutama 3 pelayanan dasar yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Adminduk; kemudian BPD harus mampu memahami membaca skil pembangunan desa tentang RPJM Desa dan RKP Desa yang di atur di Permendagri nomor 110.

Dari kelompok Selapanan Warno berharap Program ini  mempermudah pembuatan Akta Kelahiran, karena masih ada keluarga miskin yang belum mempunyai akta kelahiran, dan semua masyarakat dapat berperan aktif. (SH editor LA)

Related Posts:

80 Balita Desa Pagojengan Mendapatkan Vitamin A

Pemberian Vit. A Desa Pagojengan doc Mardianah


Pagojengan (suarapaguyangan.site) - Ada 85 Balita mendapatkan vitamin A gratis di Dukuh Glempang, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes di Posyandu Nusa Indah. Bulan Vitamin A diberikan setiap bulan Februari dan Agustus tiap tahunnya. Jum'at (9/8/2019) kemarin.

Kali ini saat pemberian vitamin A Kader posyandu dan petugas kesehatan dibantu oleh mahasiswa KKN Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Banyumas, yang kebetulan sedang melakukan kuliah kerja nyata di desa tersebut.

Bidan Desa Pagojengan Herni Amd. Keb, mengatakan, Vitamin A sangatlah penting untuk kesehatan mata balita, karena dapat mencerahkan mata dan menjaganya sampai usia dewasa, bahkan sampai usia lanjut, jika memang ibu dari balita, rajin membawa balita nya ke posyandu.

Herni juga menambahkan, sesuai dengan rekomendasi WHO, usia yang disarankan untuk menerima suplementasi vitamin A adalah bayi berusia 6-11 bulan dan anak usia 12-59 bulan. Pada bayi usia 6-11 bulan, kapsul vitamin A diberikan satu kali selama rentang waktu tersebut dengan dosis 100.000 IU (international unit). Sedangkan pada anak usia 12-59 bulan, kapsul vitamin A diberikan setiap 4 hingga 6 bulan sekali dengan dosis 200.000 IU setiap pemberian.

Vitamin A dibuat dalam bentuk kapsul lunak berisi cairan, yang ujungnya dapat digunting dan isinya diberikan kepada anak lewat mulut (diminum). Kementerian Kesehatan sendiri sudah mengeluarkan peraturan mengenai kapsul vitamin A, untuk menjamin bahwa produk yang beredar selama Bulan Kapsul Vitamin A aman, bermanfaat, dan bermutu.

Berdasarkan peraturan tersebut pula, dilakukan penyeragaman warna kapsul vitamin A. Kapsul berwarna biru adalah kapsul yang berisi vitamin A dalam bentuk retinol palmitat atau retinol asetat sebesar 100.000 unit. Ini digunakan untuk bayi usia 6-11 bulan.

Sedangkan kapsul berwarna merah mengandung vitamin A sebesar 200.000 unit dan digunakan untuk anak usia 12-59 bulan. Jika kapsul vitamin A warna merah kosong, anak usia 12-59 bulan dapat mengonsumsi 2 kapsul vitamin A warna biru.

Sementara itu, Nila Ibu yang mempunyai balita bernama naya sangat senang dengan di adakannya pemberian vitamin A ini. 

" Alhamdulillah, dengan adanya pemberian vitamin A ini, saya menjadi tidak khawatir akan kesehatan mata anak saya, saya sangat berterima kasih pada pemerintah, karena sudah memperhatikan kami," pungkasnya. (MD/BU)

Related Posts: