MTs Nurul Huda NU Kretek Sediakan Mobil Jemput Sekolah

Cipetung (SuaraWargaPaguyangan.com) - Angkutan sekolah menjadi persoalan  orang tua dan siswa di Desa Cipetung, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Lokasi desa yang berada didaerah pegunungan , jalanan yang naik turun dan rusak membuat was-was orang tua ketika melepas anaknya sekolah.

Anak-anak yang hendak melanjutkan ke SMP atau MTs harus bersekolah diluar desa karena belum ada sekolah lanjutan. Diperlukan jarak sekitar 5 km untuk mencapai sekolah.

Suharti (35) salah seorang warga Cipetung yang anaknya sekolah Mts merasa ketar ketir jika anaknya berangkat sekolah.

"Tahu sendiri kan kondisi wilayah dan jalannya seperti apa. Tapi mau gimana lagi , anak-anak harus sekolah agar pandai untuk masa depannya," katanya.

Tiap hari ada sekitar 50 siswa yang menuntut ilmu di luar desa Cipetung. Ada yang menggunakan sepeda motor ada yang menggunakan angkutan umum bak terbuka.

Dengan membayar 3000 rupiah para siswa dijemput dari rumah dan diantar ke sekolah.
Keluhan warga Cipetung tentang angkutan langsung direspon sekolah Mts Nurul Huda NU, Kretek.

Pihak sekolah menyediakan 3 mobil angkutan sekolah untuk warga Cipetung. Menurut Kepala Sekolah Mts Nurul Huda NU, Fauzi, Spd, hal ini dilakukan untuk memberi kemudahan akomodasi ke sekolah.

"Angka putus sekolah di Cipetung cukup tinggi, hal ini dipicu karena kondisi jalan dan angkutan," katanya.

Maka langkah yang kami lakukan adalah memutus mata rantai penyebabnya. Selain itu kami juga memberikan beasiswa dan melakukan pendekatan kepada orang tua siswa.

"Alhamdulilah apa yang kami lakukan cukup efektif. Sekitar 50% siswa lulusan SD di Cipetung melanjutkan sekolah disini," tambahnya.

Apalagi angkutan sekolah yang disediakan bayarnya sukarela bahkan tidak membayar juga tidak apa-apa.

Hal ini dibenarkan Rito (33) dirinya terbantu dengan adanya angkutan sekolah yang disediakan. Namun dirinya juga berharap pemerintah memperhatikan jalan yang kearah Kaligua.

"Selain kami butuh angkutan yang nyaman untuk anak-anak, kami juga butuh jalanan yang bagus. Agar kami tenang dan tidak was-was melepas anak kami sekolah," katanya. (Shrt/ Bas).

Related Posts: